Latest Entries »

KEGIATAN BELAJAR MENJELANG UNAS

Ujian Nasional (UN) sudah didepan mata, pastinya persiapan pun dilakukan dengan baik, ada persiapan mental, fisik, maupun pola belajar siswa. Banyak siswa yang mengambil Les(Bimbel) atau privat. Apa sih yang kegiatan menjelang UN?

Mulai ikut Tryout (Uji Coba Ujian). Sekarang tryout tidak hanya dilakukan diruangan/kelas, tetapi juga bisa dilakukan lewat online, jadi materinya bisa menjangkau seluruh Indonesia. Sarana ini dibuat oleh Primagama yang bekerja sama dengan Microsoft. Mulai dari tingkat SD-SMA dapat mengaksesnya.

Ikut PM atau Pendalaman Materi. Kegiatan PM ini mutlak dilakukan setiap sekolah menjelang UN. Biasanya kegiatan PM ini diadakan saat pulang sekolah dan di bimbing langsung oleh Bapak/Ibu Guru di Sekolah. Kegiatan ini berguna buat menambah waktu belajar supaya lebih giat lagi.

Selain ikut PM, mereka juga nambahin extra time demi UN seperti ikut Bimbel. Bimbel a.k.a Bimbingan Belajar nggak asing lagi bagi para peserta UN. Demi kesiapan & kemantapan mental, mereka nggak ragu-ragu rela meluangkan waktu & tentu saja biaya untuk memasuki tempat bimbel yang terkemuka. Bagi mereka, biaya itu nggak masalah, asalkan mereka mendapatkan fasilitas & kenyamanan dalam belajar.

Bagi siswa-siswi yang cyberfreak atau kecanduan internetan, tentunya akan mengurangi ‘jam online’ mereka untuk lebih fokus belajar. Misalnya, kurangi online facebook, twitteran ataupun maen game online. Sebaiknya, jam online tersebut diisi dengan browse contoh-contoh soal ataupun materi pelajaran.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.

Iklan

Sehelai Kain Hitam

Aku Seiran, seorang pemuda berumur 16 tahun yang pendiam, sedang duduk di bangku taman sekolah, memegang sebuah buku catatan bercover hitam. Aku tengah membaca catatan-catatanku di masa lalu, mulai dari juni, juli, agustus, september dan pada akhirnya sampai ke bulan ini, November. ‘Novembr’, nama bulan ini entah kenapa selalu saja berbaur di antara masalah-masalah yang ada di pikiranku, seakan menambah daftar masalah yang tersendat, menunggu untuk di selesaikan.

WUSSSHHHH

Spontan aku menengok ke arah kanan, ke arah angin itu berhembus. “Lagi dan lagi,” gumamku heran. Hampir setiap –mungkin memang setiap hari aku mengalami, mendengar dan melihat angin berhembus dengan tiba-tiba dekat dengan dirinya, seakan ada orang yangsengaja menghembuskannya demi mencari sensasi. “Keanehan ini seakan menunggu untuk dituntaskan. Aku tak kunjung mengerti atas mau anak itu,”

Seorang anak terus menangis. Anak perempuan, memakai gaun putih panjang lusuh. Ia selalu datang setiap malam ke kamarku, terduduk di pojok ruangan dekat meja belajarku. Menangis tak kunjung henti, seakan ia meminta pertolongan akan diriku. Aku telah berkali-kali memberanikan diri, bahkan sampai akhirnya aku tak takut lagi mendekati gadis kecil itu. Tapi… Aku tak mengerti apa yang terjadi padanya. Kulitnya terasa dingin ketika kumenyentuhnya. Dan setiap aku menyentuhnya, ia hanya menatap kepadaku, dengan air mata yang masih mengalir dari matanya. Tatapan dari mata hitamnya begitu sendu, membuatku terhenyak dan ingin memeluknya, mendekapnya.

Suara bel sekolah membuatku bangun dari lamunanku. Dengan cepat aku memungut pensil dan pulpenku yang tanpa kusadari terjatuh dan tak lupa buku catatanku, berlari ke arah pintu masuk. Saat aku tengah berjalan, aku merasakan sepasang mata sedang melihatku. Aku membalikkan tubuhku beberapa saat dan menangkap sosok gadis itu –lagi. Ia masih memakai gaun putih lusuh yang sama sambil memegang sebuah boneka beruang yang sudah rusak dan sama menyeramkannya dengan sadako di film-film horor. Lagi-lagi tatapan itu, tatapan yang sama sekali tak ingin kulihat. Aku mencoba tak memperdulikan gadis kecil itu dan pergi, berlalu ditelan ambang pintu.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

“Dimana… Dimana gaunku?” Aku tersentak, terbangun dari tidurku. Mimpi itu lagi. Gadis itu… Kenapa? Apa yang ia mau? Kenapa setiap malam ia selalu datang dan menggangguku? Tak lama, suara seseorang menangis terdengar bergema. Kegelapan malam menyelimutiku, membuat suasana aneh ini terus berlanjut. Aku menengok ke arah suara lirih itu. Anak itu lagi. Aku memejamkan mataku sesaat, berharap ketika aku membuka mataku, sosok itu akan pergi dengan segera. Ia masih di sana. “Carikan gaunku… Dimana gaunku?” ucapnya pelan sambil merintih. “Sudah sekian kali aku bilang, gaunmu tak ada di sini!” bentakku agak kesal. Aku benci jika anak ini terus-terusan berada di kamarku setiap malam, menanyakan dimana gaunnya.

Tapi di sisi lain, aku iba melihatnya menangis terus-menerus dan menatapku dengan sendu. Ia masih terisak. Dengan lemah ia mendongak, menatap mataku dengan dalam. “Aku mohon…” ucapnya sedih. Aku bisa melihatnya menggigit bibir bawahnya. Sedangkan air matanya masih saja mengalir, menuju pipi dan akhirnya jatuh ke lantai. Aku makin merasa kasihan padanya. Aku ikut menggigit bibir bawahku dan menjatuhkan diri ke lantai, menjajarkan diri dengan dirinya. “Aku sungguh tak mengerti apa maumu. Kenapa kau meminta gaunmu padaku?” ucapku pelan. Aku tak ingin membuatnya takut untuk bicara yang sebenarnya. “Gaun itu… Dibelikan mamaku…” ia berhenti sesaat untuk melanjutkan tangisannya. Ia masih terisak, bahkan belum bisa tenang. Lalu, ia pun melanjutkan penjelasannya, “Saat kebakaran 5 tahun lalu… Gaun itu hilang di sini… Di rumah ini…” Aku terkejut, heran. Mengapa ia bisa tahu soal kebakaran 5 tahun lalu itu? Apa mungkin… Ia salah satu orang yang mati terbakar saat insiden itu terjadi?

Saat aku memberanikan diri untuk bertanya, aksiku dihentikan oleh penjelasan gadis itu yang terus berlanjut, “Gaun itu dicuri… Aku… Aku ingin gaun itu kembali!” ia kembali menangis, menutupi wajahnya dengan tangannya, kembali terisak. Aku ingin sekali memeluknya, sosok kecilnya itu. Dengan ragu-ragu aku menjulurkan tanganku dan meletakkannya di kepalanya, membelai rambut hitamnya yang dingin dengan pelan. Aku berkata dengan pelan, “Aku akan mendapatkannya kembali. Kembalilah lagi nanti…”. Senyuman tipis tersungging di bibirku. Perlahan, sosok itu lenyap tepat di depan mataku. Lenyap bagaikan asap dari cerobong di rumahku.

Minggu demi minggu berlalu, dan gadis kecil yang ternyata bernama Elize itu tak kunjung kembali. Apa ia tahu bahwa gaunnya sampai saat ini belum kutemukan? Aku sudah bertanya pada ayahku soal kebakaran 5 tahun yang lalu itu. Kata ayahku, 4 anggota keluarga Verlie itu tak ada yang selamat. Ibunya, Charel, ayahnya, Vincent, kakak laki-lakinya, Joshua dan Elize, semuanya terbakar hidup-hidup. Dan yang lebih mengherankan lagi, ia bilang bahwa semua harta dari mereka tak ada yang selamat, semuanya hangus menjadi abu. Lalu, apa maksud Elize bahwa gaun miliknya dicuri?

– Bersambung –

PERSIAPAN UNTUK MENGHADAPI UAN

Apakah Sebenarnya UAN Itu ?

UAN adalah ujian yang harus d’lalui oleh semua siswa baik SMP maupun SMA, Banyak yang mengatakan bahwa UAN itu sangatlah sulit, sebenarnya UAN tidaklah sulit seperti yang kita bayangkan, UAN terasa sulit karna kita tidak atau belum siap menghadapi UAN, maka dari itu saya akan meyajikan beberapa persiapan sebelum Ujian Akhir Nasional :

  1. Belajar dengan giat dan rajin, dengan banyak membaca baik buku-buku pelajaran maupun buku-buku lain yang masih berhubungan dengan mata pelajaran disekolah, lebih efektif dilakukan sewaktu subuh atau disaat suasana tenang, dan jangan lupa buat semacam jadwal rutin setiap harinya.
  2. Belajar dengan memanfaatkan teknologi seperti, mencari bahan-bahan pelengkap pelajaran dari internet, bisa dari televisi dengan cara menonton berita maupun acara-acara edukas, hal ini gunanya untuk menambah wawasan, karena biasanya ujian nasional soalannya selalu bersifat umum dan tidak monoton pada pelajaran dikelas saja.
  3. Banyak mengikuti TRY OUT, dengan banyak mengikuti try out kita akan mendapat pengalaman baru tentang soal-soal yang belum pernah kita lihat dan biasanya soal try out mengacu pada soal-soal UAN.
  4. Usahakan untuk belajar mengerjakan soal-soal ujian nasional beberapa tahun yang lalu, atau jika tidak ada kita bisa mengerjakan soal-soal ujian lewat buku-buku , maupun soal-soal ujian yang berkaitan dengan pelajaran yang akan di ujiankan nantinya.
  5. Luangkan waktu untuk belajar bersama teman-teman yang lainnya, karena dengan belajar berkelompok, dan membahas suatu pelajaran dengan diskusi, bisa memberi kita kemudahan dalam mengingat pelajaran yg d’bahas bersama teman yang akan membantu kita saat menghadapi ujian nanti, serta bisa membuka pikiran kita dalam mengerjakan soal ujian.
  6. Yakin pada kemampuan diri sendiri, usahakan dari sekarang jika mengerjakan soal-soal jangan mencontek dan melihat jawaban teman ataupun menggunakan alat bantu seperti : HandPhone(HP),kalkulator,dll,dan jangan lupa kita harus yakin pada diri sendiri agar besok saat UAN tidak bergantung pada teman atau kunci jawaban.
  7. dan yang terahir dan paling penting adalah berdoa, jangan lupa setelah kita berusaha sekuat tenaga kita juga harus banyak-banyak bertawakal dan berdoa kepada yang kuasa, agar kita d’beri nilai yang memuaskan.

Demikianlah persiapan sebelum menghadapi Ujian Akhir Nasional yang bisa saya sampaikan pada teman-teman.

Semoga bermanfaat.

MAZINGER Z

Mazinger Z (マジンガーZ, Majingā Zetto?) adalah serial super robot pertama karya salah satu pembuat anime terkenal Go Nagai. Mazinger Z sangat sangat populer di Jepang sehingga mengilhami studio animasi lainnya untuk membuat anime sejenis dan menyebabkan “demam super robot” di industri animasi Jepang pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Serial Mazinger-Z sempat masuk ke Indonesia dalam format home video VHS dan Betamax dengan judul “Red Shadow”.

Cerita

Bumi terancam oleh serangan pasukan robot raksasa yang dipimpin oleh ilmuwan gila Doktor Hell. Dan satu-satunya yang bisa mencegah rencana jahat Dr.Hell hanyalah super robot Mazinger Z buatan Profesor Kabuto dan Profesor Yumi yang dikendarai oleh Kouji Kabuto.

Karakter Utama

  • Kouji Kabuto (pengisi suara: Hiroya Ishimaru); Kouji adalah cucu dari Profesor Kabuto. Kouji bertugas mengendalikan robot Mazinger Z melalui Hover Pilder.
  • Sayaka (pengisi suara: Minori Matsushima); Sayaka bertugas mengendalikan robot Dianan-A dan Aphrodite-A untuk membantu Mazinger Z.
  • Profesor Yumi (pengisi suara: Jouji Yanami)
  • Boss (pengisi suara: Hiroshi Otake)
  • Shiro Kabuto (pengisi suara: Kazuko Sawada)
  • Mucha (pengisi suara: Isamu Tanonaka)

Karakter Antagonis

Mecha

  • MAZINGER Z
  • Tinggi: 18 meter
  • Berat: 20 ton
Hover Pilder

  • Panjang: 5.6 meter
  • Lebar: 3.2 meters
  • Tinggi: 3 meters
  • Berat: 260 kilograms
  • Alt. Max: 10,500 meters
  • Kecepatan Max.: Mach 3
  • Tenaga Max.: 20,000 horsepower
Jet Pilder
Jet Scrander
  • APHRODITE A
  • DIANAN A
Scarlet Mobile
  • BOSS BOROT
  • MAZINKAISER
  • GREAT MAZINGER
  • VENUS

Distribusi Internasional

Eropa

Di Eropa, Mazinger Z yang kemudian di sulih suara ke dalam bahasa Perancis oleh saluran televisi M6 pada tahun 1988. Serial robot ini juga ditayangkan di Spanyol pada tahun 1978, dan Italia oleh saluran televisi Raiuno pada tahun 1980.

Meksiko

Di Meksiko, Mazinger Z kemudian di sulih suara ke dalam bahasa Spanyol oleh saluran TV Televisa pada tahun 19841986, dan kemudian disiarkan juga oleh TV Azteca pada tahun 19941995.

Amerika Serikat (Tranzor Z)

Versi Amerika Serikat di Mazinger Z berjudul Tranzor Z yang kemudian di sulih suara ke dalam bahasa Inggris oleh studio anime 3-B Productions pada tahun 1985.

Filipina

Di Filipina, Mazinger Z adalah ditayangkan oleh saluran televisi GMA Network pada tahun 1979.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!